PENYULUHAN GIZI Oleh PELANGI 75



Jumat(9/5) diselenggarakan acara penyuluhan gizi untuk anak-anak Balita dalam acara rutinan Posyandu di Dusun Jati Desa Sawahan Kecamatan Lengkong. Acara ini berlangsung sangat baik dan menarik hati para ibu-ibu serta penduduk disekira lokasi tersebut. Acara ini diikuti 75 orang ibu beserta anaknya.
Kegiatan ini mengangkat tema “Anak Sehat Gizi Kuat Pelangi 75” dalam penyuluhan ini penyaji materi menyajikan bagaiman hidup sehat, serta bagaimana memilih makanan yang mengandung gizi yang baik dan cukup untuk tumbuh kembang anak  serta perkembangan anak dari usia 0-5 tahun. Memilih makanan yang baik untuk kesehatan terutama untuk anak itu cukup mudah, dalam memilih makanan harus memenuhi 4 sehat 5 sempurna, tak hanya itu cara penyajian atau memasaknya tidak asal atau sembarangan semua harus ada prosedurnya. Untuk mempertahankan gizi yang terkandung dalam sayuran kita harus mengetahui tehnik dan cara memasak sayur yang baik, misalkan memasak satur bayam, pertama cuci daun bayam, potong, kemudian rebus selama 7 menit kemudian tiriskan. Untuk tekstur sayuran tak perlu merebus terlalu lama apabila dalam merebus terlalu lama maka akan mengurangi kandungan gizi dalam sayur tersebut.

Perkembangan anak pada usia 0-5 tahun harus selalu di pantau oleh kedua orang tua. Orang tua harus pro aktif dalam mengikuti perkembang anak mulai dari makanan sampai tingkah laku anak. Gizi yang baik juga berpengaruh pada pertumbuhan anak yang baik pula, begitun sebaliknya. Balita di Dusun Jati Desa Sawahan Kecamatan Lengkong ini pertumbuhannya sangat baik dan stabil, ibu-ibu disini sangat peduli dengan tumbuh kembang anak, mereka sangat memperhatikan asupan gizi pada anak serta kesehatan anak.
Manfaat dari penyuluhan ini adalah untuk menambah pengetahuan ibu-ibu tentang pentingnya Gizi serta tumbuh kembang anak pada usia balita, selain itu acara ini juga dapat mengakrapkan orang tua dengan anak, orang tua dengan orang tua serta anak dengan anak.
Dalam penyuluhan ini kelompok KKN Pelangi 75 Universitas Nusantara PGRI Kediri ini juga memberikan sedikit asupan makanan tambahan yang mengandung gizi yang baik untuk kesehata, perkembangan serta kebutuhan pada anak. Kagiatan ini dilakukan dalam ranngka memenuhi program Kesehatan dan Gizi untuk masyarakat.(Zuhrotul Mufida/KKN2)

HATI YANG TERSAKITI

Oleh: Sri asih

Cinta..
Kau bagaikan semilir angin..
Yang datang tak dijemput, pulang tak diantar
Sungguh kejamnya kau menusuk kalbuku yang dalam
Ketika kau hujat diriku.

Seiring waktu berjalan..
Yang ku bawa hanya perih
Yang ku dapat  hanya pedih
Yang ku rasa hanya sakit
Hatiku penuh luka yang bernanah
Luka abadi yang kau tancapkan padaku

Walau rintangan dan cobaan menghadang,
Aku tetap sabar..tabah..dan tawakal
Apakah ini balasannya?
Kau balas kebaikan ku dengan air tuba

Sungguh kau tak punya hati
Sungguh kau tak punya perasaan
Sebelum ajal ku menjemput
Aku hanya ingin mendengar
Alunanan kata terindah yang terucap dari mu..
Yaitu.....
Aku cinta kamu karena Allah ta ala...

Teman dalam Kelabu

Oleh: Sri Asih

Masihkah kau ingat teman?
Beberapa minggu lalu
Saat pertama kali tangan berjabat
Kita pun saling mengucap nama
Itulah awal dari pertemanan kita
Dan kuharap tak kan pernah berakhir
Masihkah kau  ingat teman
Bagaimana kakunya dulu
Saat pertama kali kita berkenalan
Kita belum merasa nyaman
Hingga waktu merubah keadaan
Kekakuan itu menjadi sebuah keceriaan
Sekarang kau lihat teman
Sudah tiga minggu kita bersama
Banyak hal telah kita lewati
Dengan canda, tawa, tangis, dan air mata
Yang dirangkai menjadi sebuah cerita
Kenangan yang ku akui begitu indah
Sekarang ku sadari teman
Kalian seseorang yang aku banggakan
Anugerah terindah yang ku dapatkan
Ku bersyukur bisa mengenal dirimu
Kau temanku, bukan lagi sekadar teman
Kau adalah pendukungku yang setia
Dan kini aku mengerti
Tak kan lagi kau ku sebut teman
Karena kau adalah sahabat
Yang ada disaat suka maupun duka
Seseorang yang aku kasihi dan sayangi
Pribadi yang begitu berharga
Aku beruntung bisa mengenalmu
Aku merugi jika tak mengenalmu
Bagaimanapun dan apapun yang terjadi
Kau adalah sahabatku selamanya
Terima kasih sahabatku
Puisi ini dari dan untuk sahabat

Peristiwa 5 Mei 5 Rajab


Salah satu mahasiswa KKN UNP Kediri di tengah perjalanan KKN-nya saat melaksanakan pernikahan pada tanggal 5 Mei 2014.
Hari ini adalah hari yang sangat berharga bagi kedua pasangan kekasih, yaitu Eriska Nurlaili dan Sugeng Widodo. Di mana hari ini mereka berdua melangsungkan akad nikahnya yang berlangsung di rumah Bapak Sobikin RT.04/RW.04. Desa Pacewetan Kec.Pace-Kab. Nganjuk. Mereka berdua pertama kali memadu kasih pada tanggal 20 juli 2011. Meskipun segala halangan dan rintangan mengahadang , ternyata cinta mereka tetap langgeng hingga sekarang.
Eriska yang dekat dengan Sugeng ternyata hari ini sudah resmi menjadi istrinya, di mana sebelum dia menuntaskan KKN-nya. Sugeng Widodo ternyata sudah melamar Eriska pada tanggal 16 Maret 2014 dan keduanya sudah siap satu sama lain akhirnya cinta mereka diabadikan di pelaminan.
Pada saat akad nikah, Eriska berpakaian anggun dan cantik dengan berbalut kebaya merah dan kerudung merah yang menawan. Pada akhir akad nikah mereka berdua menangis dengan begitu teman-temannya merasa terharu serta meneteskan air mata kebahagiaan.
Bukan hanya itu saja, saya juga memiliki momen bahagia tersebut semoga bermanfaat. Selamat menikmati .. (Sri Asih/KKN2)

Mahasiswa UNP KKN Kerja Bakti di Mushala Baitul Salam



         
Sejumlah mahasiswa KKN UNP saat melakukan kerja lapangan, Jum’at (9 Mei 2014)

          Sejumlah mahasiswa Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri, Jum’at (9 Mei 2014) terlihat sibuk melakukan kerja bakti di mushola. Mereka dengan antusias menyapu dan mencabut rumput liar yang tumbuh di samping mushola Baitul Salam.
          Tujuan kerja bakti tersebut supaya lingkungan mushola yang berada di pinggir perkampungan terlihat selalu terjaga kebersihannya. Menurut ketua KKN Gigih Setiyono, ” Kegiatan kerja bakti ini tidak hanya sebatas aktivitas fisik semata. Melainkan dapat meningkatkan kecintaan mahasiswa terhadap mushola, mengingat dengan mendekatkan diri pada mushola akan memberikan keberkahan tersendiri dari yang maha kuasa pada akhir nanti.”
          Mahasiswa UNP Kediri ini, melakukan kegiatan tersebut sebagai bentuk pengabdian mereka kepada masyarakat, kerena mereka sedang melakukan kegiatan kuliah kerja nyata. Dengan terciptanya lingkungan yang bersih dan asri seperti ini diharapkan seluruh warga masyarakat merasa nyaman saat berada di mushola tersebut. (Sri Asih/KKN1)

PERLUKAH MAHAL UNTUK TERLIHAT CANTIK???

            Cantik merupakan  kata yang sangat sederhana. Namun,  kata cantik adalah kata yang diimpikan oleh setiap orang terutama adalah kaum wanita. Memang setiap orang mempunyai deskripsi tersendiri tentang kata cantik, tetapi  pada dasarnya setiap wanita diciptakan dengan wujud yang cantik, namun banyak dari mereka yang tidak menyadarinya. Hal itulah yang membuat mereka rela melakukan apapun untuk sekadar tampil cantik.
            Pada dasanya cantik itu tidak hanya tampak dari wujud fisik seseorang saja, namun cantik juga tampak dari hati dan juga perilaku seseorang. Tetapi banyak wanita yang mengartikan bahwa cantik itu selalu tampak dari wujud luarnya saja sehingga mereka rela menghabiskan banyak uang baik itu perawatan yang mahal sampai membeli barang-barang yang mewah, bahkan ada juga sebagian dari wanita yang memilih jalan pintas demi tampil cantik yang pada akhirnya hal itulah yang membuat mereka selalu tampil dengan percaya diri.
            Tak seorang pun wanita yang ingin terlihat tidak cantik, namun perlu diketahui bahwa untuk terlihat cantik itu tidak harus mengeluarkan biaya yang tidak sewajarnya. Sebagai wanita seharusnya mampu mengartikan dengan bijak kata cantik itu sendiri. Hal itu perlu dilakukan agar kita para wanita tidak perlu melakukan hal-hal yang bahkan nantinnya berdampak negatif pada diri sendiri. Jadi, untuk cantik itu tidak harus mahal. Cukup dengan merawat diri dengan sewajarnya saja dan yang terpenting adalah menjaga sikap dan perilaku. Dengan bersikap dan berperilaku baik, orang lain dapat menilai bahwa kita juga terlihat cantik dan bahkan anggun. Jadi masihkah anda ingin tampil cantik dengan biaya yang mahal? Lebih baik berpikirlah seribu kali terlebih dahulu. (Siti Mifta Kh)
           
           

MBAH SUMUR


Punden Sumur Kawah Jarak. (foto:Rindang)
Nganjuk – Sumur Kawak Jarak  merupakan nama sebuah punden, suatu peninggalan pada zaman dahulu yang terletak di dusun Jarak, desa Sumberagung-Gondang-Nganjuk. Sumur Kawak Jarak ini sudah ada terlebih dahulu dibandingkan dengan Desa Jarak itu sendiri. Bisa dibilang babat alasnya Dusun Jarak, yaitu adanya sumur itu. Di dalam sumur tersebut terdapat beberapa banyak tangga dari atas sampai bawah.
Menurut salah satu sesepuh di Dusun Jarak yang bernama Mbah Waso (85 tahun), dulunya ada salah satu warga yang mempunyai kuda beserta andongnya itu masuk ke dalam sumur. Kemudian kuda tersebut mati dan diangkat dari sumur. Sumur tersebut ditutup sampai sekarang. Sumur itu dulunya  dijadikan sebagai salah satu mata air di Desa Jarak.
Kata Mbah Waso, siapun yang mempunyai niat baik atau bahkan meminta kesembuhan bisa datang ke sumur tersebut dengan membawa ambeng atau sesaji dan berdoa. Keinginannya akan dikabulkan oleh Mbah Sumur (penjaga Sumur Kawak). Masyarakat Dusun Jarak dari dulu mempercayai jika sumur tersebut memberikan suatu keajaiban. Tetapi jika mereka yang datang meminta sesuatu hal yang negatif, salah satunya seperti meminta kekayaan, keinginan itu tidak akan dikabulkan oleh Mbah Sumur.
Acara nyadran di Sumur Kawah Jarak.
Setiap tanggal 11 Mei di Dusun Jarak ada bersih desa atau bisa dibilang nyadranan orang jawa menyebutnya. Kegiatan nyadranan itu dilakukan setiap 1 tahun sekali. Sebagai salah satu syarat agar semua warga Dusun Jarak diberikan kesehatan. Di tanggal tersebut semua warga Dusun Jarak Desa Sumberagung Kecamatan Gondang pergi berbondong-bondong ke punden sumur kawak sambil membawa tumpeng. Setiap rumah membawa tumpeng sendiri-sendiri. Jika sesepuh desa Dusun Jarak sudah memanjatkan doa, tumpeng bisa dimakan bersama-sama di depan punden ataupun bisa dibawa pulang.
Kegiatan nyadranan tersebut dilakukan mulai pukul 10.00 – 11.30 WIB di depan punden sumur kawak. Setelah kegiatan nyadranan berakhir, siang hari acara dilanjutkan di rumah salah satu perangkat Desa Sumberagung sampai pagi hari berikutnya. Acara tersebut berupa tayub. Acara tayuban merupakan salah satu syarat dari bersih desa, menurut kepercayaan warga Dusun Jarak. Acara tayub itu tidak bisa digantikan dengan acara lain. Jika diganti dengan acara selain tayub, menurut kepercayaan warga sekitar Jarak akan ada suatu musibah. (Rindang Eka Martiani/KKN2)